Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Juli 2020

Konfigurasi DNS Server di Centos 7 #6

Hallo friend...
Apa kabar, sudah lama w gak posting hehe
Kali ini w mau posting "Konfigurasi DNS Server di Centos 7".
Langsung saja ke tutorial yah,
Pertama kali sebelum mulai adalah mensetting DNS severs kita dengan alamat IP server milik kita, disini IP saya adalah 192.168.43.5/24
Setelah tersetting jangan lupa untuk restart service networknya. Next, selanjutnya adalah menginstall paket untuk dns server yaitu bind dan bind-utils.
    #yum install bind bind-utils -y

Tunggu prosesnya sampai selesai, next kita backup terlebih dahulu file konfigurasinya, agar jika terjadi error kita bisa merestorenya kembali, ketikan perintah berikut.

    #cp /etc/named.conf named.conf.backup

Pastikan sudah terbackup, selanjutnya kita bisa modifikasi file konfigurasinya dengan perintah berikut.

    #nano /etc/named.conf

lalu ubah dan tambahkan baris berikut
    listen-on port 53 { 127.0.0.1; 192.168.43.5;};
    allow-query {localhost; 192.168.43.5; any;};
    allow-query-cache {localhost; 192.168.43.5; any;};
lalu pada bagian bawah, pada bagian zone tambahkan script berikut:
    zone "tileksit.com" {
        type master;
        file "/etc/named/forward_zone";
    };

    zone "43.168.192.in-addr.arpa" IN {
        type master;
        file "/etc/named/reverse_zone";
    };
Simpan dan keluar.
Selanjutnya kita buat file forward_zone dan reverse_zone. Pertama kita buat dulu file forward_zone.
    #nano /etc/named/forward_zone

Lalu isikan filenya denagn syntax berikut
$TTL    86400
@   IN  SOA     tileksit.com. root.tileksit.com. (
                2018092501  ;Serial
                3600            ;Refresh
                1800            ;Retry
                604800          ;Expire
                86400           ;Minimum TTL
)

@   IN  NS  ns1.tileksit.com.
@   IN  A   192.168.43.5
ns1     IN  A   192.168.43.5
www     IN  CNAME   tileksit.com.
blog    IN  A   192.168.43.5

Simpan dan keluar.
Lanjut ke buat file reverse_zone ketikan perintah berikut.
    #nano /etc/named/reverse_zone


Isikan syntak atau script berikut.
$TTL    86400
@   IN  SOA     tileksit.com. root.tileksit.com. (
                2018092501  ;Serial
                3600            ;Refresh
                1800            ;Retry
                604800          ;Expire
                86400           ;Minimum TTL
)

        IN  NS  ns1.tileksit.com.
@   IN  A   192.168.43.5
ns1     IN  A   192.168.43.5
50  IN  PTR     tileksit.com.
50  IN  PTR     blog.tileksit.com.

Simpan dan keluar.
Okeh, jika sudah selesai selanjutnya menambahkan nameserver pada resolv.conf
    #nano /etc/resolv.conf

lalu tambahkan nameservernya
Selanjutnya buka port dnsnya dengan firewall-cmd dengan mengetikan perintah berikut
    #firewall-cmd --add-service=dns --permanent
  #firewall-cmd --reload

Restart service named dan enable agar tetap running otomatis walaupun server sudah di restart.

Ok, sampai sini konfigurasi telah dilakukan semua, masuk ke tahap pengecekan dari semua konfigurasi. Untuk mengecek kita bisa gunakan perintah berikut.
    #nslokup tileksit.com

Jika benar maka akan terdeteksi nama domain yang mengarah ke ip server lokal kita. Lalu untuk mengecek live, silahkan install Web Server terlebih dahulu.
Dan coba dari sisi client, pastikan pada domain client mengarah ke ip lokal server kita. Jika semua benar, seharusnya web server kalian bisa di akses dengan menggunakan nama domain yang sudah kita konfigurasi di atas, seperti contoh berikut.
Selamat, konfigurasi dns sevver telah berhasil dan siap digunakan, selamat mencoba dan lakukan dengan teliti.
Thx, semoga bermanfaat.

Share:

Senin, 11 Mei 2020

Konfigurasi Remote Access MySql 5.6 Centos 7 #5

Yo, gaess balik lagi sama w

Dah lama gak ngepost euy gara-gara gabut COVID-19 gaes..
Mudah-mudahan cepet kelar yah aamiin..
Balik ke topik kita akan bahas gimana caranya supaya MySql yang sudah kita install sebelumnya supaya bisa kita remot, contohnya dengan Mysql Workbench atau yg sejenisnya.

   Baca juga:
Langsung ke prakteknya aja okeh, 
Pertama kita konfig bagian 

 #nano /etc/my.cnf
Kemudian tambahkan pada baris berikut dibawah [mysqld] 

    port=2520 
    bind-address = 0.0.0.0


NB.
baris pertama alamat IP localhost dan yg kedua alamat IP Servernya.
Untuk port optional, jika kalian ingin ganti jangan lupa untuk open portnya

    #firewall-cmd --permanent --zone=public --add-port=2520/tcp
    #firewall-cmd --reload  
    #semanage port -at mysqld_port_t -p tcp 2520


Selanjutnya setting permission pada user mysqlnya, masuk ke mysql dengan perintah
  #mysql -u root -p

Setelah itu ketikan perintah berikut

 GRANT ALL PRIVILEGES ON *.* TO 'root'@'%' IDENTIFIED BY 'password' WITH GRANT OPTION;

NB.
Untuk '%' artinya membolehkan semua IP untuk mengakses atau meremot Database kita, maka sebaiknya ganti saja dengan alamat IP komputer yang ingin melakukan remot supaya lebih aman.

Kmudian gunakan perintah flush privileges supaya Querynya langsung dijalankan.

Ok, langkah selanjutnya dalah membuka port default Mysql dengan firewall cmd suapaya bisa di akses dari client atau pc lain.
 #firewall-cmd --permanent --zone=public --add-port=3306/tcp

Kemudian reload konfigurasinya supaya bisa langsung running, ketikan perintah berikut 
  #firewall-cmd --reload

Oke, setelah itu lakukan pengecekan dengan mengakses mysql dari client atau pc lain. Jika semua langkah benar seharusnya sudah bisa di akses.
Ok cukup sekian, kurang lebihnya mohon maaf..

thx.







Share:

Senin, 16 Desember 2019

Install & Configuration SSH Port on Centos7 #4

Hallo gaes, 
Kali ini kita akan share Konfigurasi ssh, tapi gak banyak banyak cuma sampai ganti port doang nanti gampang lain kesempatan kita update lagi wkwkw.
Ok, sebelumnya kita harus tau bahwa Centos menggunakan "selinux". Apa itu selinux? Linux yang Ditingkatkan Keamanan adalah modul keamanan kernel Linux yang menyediakan mekanisme untuk mendukung kebijakan keamanan kontrol akses, termasuk kontrol akses wajib. SELinux adalah seperangkat modifikasi kernel dan alat-alat ruang pengguna yang telah ditambahkan ke berbagai distribusi Linux.Wikipedia

Bahasa sederhananya Security Enchange Linux adalah sistem keamanan yang membatasi akses port linux jadi kita tidak bisa sembarangan mengubah port-port tertentu. Pada defaultnya ssh sudah terinstall pada Centos 7 ini, jadi kita tinggal ubah konfigurasinya saja.

Ok kita langsung ke tutorial.
Pertama kita masuk ke konfigurasi ssh untuk mengubah port, ketikan perintah berikut
 #nano /etc/ssh/sshd_config
Gunakan saja text editor yang biasa klean pake, kebetulan w biasa pake nano. Next, selanjutnya cari baris "Port 22" dan uabh sesuai keinginan kalian.
W ambil contoh "2019", simpan dan keluar.
Selanjutnya memberikan izin untuk membuka port 2019 sebagai port default ssh dengan menggunakan firewall-cmd.
 #firewall-cmd --permanent --zone=public --add-port=2019/tcp
 #firewall-cmd --reload

Setelah itu janga langsung restart servicenya, karena dapat saya pastikan akan terjadi eror, seperti yang saya jelaskan di atas kita harus memberi akses pada 'selinux' agar mengijinkan pergantian port default ssh, caranya dengan menggunakan "semanage", namun sebelumnya harus kita install dulu. Ketikan perintah berikut 
Setelah berhasil terinstall jalankan perintah berikut
 #semanage port -a -t ssh_port_t -p tcp 2019

Setelah itu barulah kita restart service ssh, ketik perintah berikut

Sampai sini seharusnya sudah berhasil, silahkan klean cek remot sshnya
 #ssh root@x.x.x.x -p 2019
Jika semua konfigurasi benar, seharusnya sudah bisa di akses dan dapat kita pakai. 

Tambahan:
Kemarin saya coba untuk mengcopy file dari 2server menggunakan scp, berikut syntaknya

  #scp -P 73 /home/clay/Documents/simrs.zip root@192.x.x.x:/home
 

Saya rasa cukup sampai disi, semoga bermanfaat dan selamt mencoba.
 

Share:

Kamis, 07 November 2019

Install MySQL Server 5.6 on Centos 7 #3

Hallo gaes, 
kali ini kita akan bahas bagaimna cara install MySql Server


Mungkin kalo kita install default maka nanti akan di arahkan ke Mariadb, tapi sekarang kita akan install yang MySQL Server. Wah kebanyakan bacot nih, langsung ke tutorial aja lah ya skuy..
Pertama kita install repository terlebih dahulu

#yum localinstall http://dev.mysql.com/get/mysql-community-release-el7-5.noarch.rpm

Jika sudah terinstall, langkah selanjutnya install MySQL, ketikan perintah berikut


#yum install mysql-community-server

Kemudian kita jalankan service mysql servernya, jalankan perintah berikut
#service mysql start

Sejauh ini sebenarnya mysql server sudah bisa dipakai, tapi sebelum benar-benar di terapkan, akan lebih baik kita merubah password default dan melakukan beberapa setiingan. Berikut kita jalankan perintah dibawah
#mysql_secure_installation

kemudian lakukan seperti berikut, lihat gambar 

Ket.
Enter current password for root (enter for none): Tekan enter
Set root password: Tekan 'Y'
New password: Masukan password baru mysql
Re-enter New Password: Masukan lagi password tadi
Remove anonymous users? (Y/n): Tekan 'Y'

Ket.
Dissallow root remotely? (Y/n): Tekan 'Y'
Remove test database and access to it? (Y/n):
Reload privilege table now? (Y/n): tekan saja 'Y'

Sampai muncull success!!, sampai disini saya ras mysql sudah bisa di pakai, sialhkan coba login dengan password baru dan cek versinya apakah kita benar menginstall versi 5.6.
Ok, cukup sampai disini, semoga tutorial absurd ini dapat membantu dan bermanfaat, terima kasih

 
Share:

Kamis, 31 Oktober 2019

Fix Yum Lock on Centos 7

Yo balik lagi..

Mungkian beberapa dari kalian mengalami yah packet manager Yum kalian terkunci dan tidak bisa untuk Install maupun Uninstall seperti ini.


Sebenarnya kasus seperti ini cukup mudah, hal ini bisanya terjadi ketika kita sedang intalasi aplikasi tertentu namun tidak berjalan semestinya atau sengaja kita hentikan. Ini mengakibatkan seolah program sedang berjalan padahal kenyataanya tidak.
Nah, untuk mengtasinya cukup mudah, perhatikan gambar di ats dan lihat pada bagian yg saya beri blok merah. Nah, itu merupakan nomor PID atau Process ID, cukup kita kill saja proses tersebut.
Untuk lebih jelas gunakan perintah berikut
  #ps
 #ps -ef | grep (PID)
Yap, kalo sesuai contoh saya di atas, kita bisa langsung mengetahui kesalahan saat install apa yg membuat database dari Yum terkunci atau ngelock lah bahasanya. 
Untuk cara killnya tinggal kita ketikan perintah berikut  


Yup silahkan di coba lagi untuk install lagi
Ok semoga bisa membantu, thx...
 
Share:

Rabu, 30 Oktober 2019

Install PHP 5.6 on Centos7 #2

Yo, balik lagi..
 Ceritanya w lagi deadline nih wkwkw, kita akan coba belajar cara install php 5.6 Yah karena PHP 5.6 ini sudah terbilang lama, jadi pada Centos 7 ini kita harus menambahkan Repositorynya secara manual. Next kita langsung ke tutorialnya saja.
Install terlebih dahulu Repositorynya, ketikan perintah berikut
#yum install https://dl.fedoraproject.org/pub/epel/epel-release-latest-7.noarch.rpm
#yum install https://rpms.remirepo.net/enterprise/remi-release-7.rpm

Kemudian install yum-utils, semacam utility milik yum gitu jadi supaya lebih mempermudah saja.
 #yum install yum-utils

Nah kita langsung pakai yum-utils untuk hanya mengaktifkan repo php 5.6 saja, ketikan perintah berikut
 #yum-config-manager --enable remi-php56 [Install PHP 5.6]
Untuk bagian yg saya warnai merah tu hanya komentar saja untuk menandai. Selanjutnya kita install php dan karena kita hanya mengaktifkan repository PHP 5.6 maka otomatis yang di install adalah hanya versi 5.6nya saja, walaupun kita tidak menambahkan versi pada saat install.
Next langsung 

#yum install php php-common php-xml php-xmlrpc php-mysqlnd php-mycrypt php-mbstring php-gd php-json php-curl php-cli php-zip

Mantaap, setelah semua terinstall mari kita lihat apakah versi
yang di install benar versi 5.6 atau bukan. Ketikan perintah berikut

  #php -v 

Setelah itu masuk dan modifikasi file /etc/php.ini dengan syntax berikut, sebenarnya ini optional sesuai kebutuhan saja.

 max_execution_time = 120  
 max_input_time = 120  
 max_input_vars = 6400  
 memory_limit = 1G  
 display_errors = On  
 post_max_size = 64M  
 upload_max_filesize = 50M  
 max_file_uploads = 50  
 date.timezone = Asia/Jakarta  
Simpan filenya lalu restart web servernya,
Semoga bermanfaat thx.

 

Share: