Uuuhuuiiy kali ini gw mau sharing static router pada mikrotik.
Static routing? ya, static routing adalah suatu teknik yg digunakan untuk menghubungkan 2 router secara manual atau static.
Ada banyak cara untuk melakukan routing.
Routing sendiri di bagi menjadi dua ada static routing dan dynamic routing, you know lah ya
berikut contoh dari dynamic routing:
- RIP (Routing Information Protocol)
- EIGRP (Enhanced Internal Gateway Routing Protocol)
- IGRP (Internal Gateway Routing Protocol)
- OSPF (Open Shortest Path First)
- BGP (Border Gateway Protocol)
Kita lanjut aja malah jadi bahas routing wkwkw
Nah kalo yg bakal kita lakuin adalah static routing menggunakan ip route.
Cara kerjanya dengan memperkenalkan network dan gateway router lokal kepada router lawan.
Studi Kasus:
Gw punya dua router yaitu Router A denga Router B
Router A:
- Ether5 dengan IP 192.168.1.90/24
- Ether3 dengan IP 20.20.20.254/24
- Ether2 dengan IP 192.168.20.1/24
- Ether3 dengan IP 20.20.20.1/24
Berdasarkan studi kasus di atas maka dapat dilakukan konfigurasi kek gini
Router A:
Setting ether5 dengan ip 192.168.1.90/24
Pergi ke menu IP > Address > add
Apply > Ok
lalu pada ether3 dengan ip 20.20.20.254/24
Klik Add lagi
Apply > Ok
Router B:
Setting ether2 dengan ip 192.168.20.1/24
Pergi ke menu IP > Address > Add
Apply > OK
Setting ether3 dengan ip 20.20.20.1/24
Klik Add lagi
Kemudian konfigurasi Ip route
Router A:
Pergi ke menu Ip > Route
Dst. Address: Ip network dari Router B
Gateway: Ip dari ether3 Router B
Klik Apply > OK
Router B:
Setting kebalikan dari Router A di atas
Dst. Address: Ip network dari Router A
Gateway: Ip ether3 Router A
Jika terdapat tulisan reachable maka artinya konfigurasi telah berhasil, silah kan cek koneksi dengan test ping.
Intinya gitu lah susah jelasinya, sebenernya sederhana cuma gw susah ngatur bahasnya.
Sorry yak,
Kalo kurang jelas silahkan bertanya pada kolom komentar
Thx. :D :D :V







0 Comments:
Posting Komentar